Cara Mendapatkan Bantuan dana Usaha Pertanian

Bantuan dana usaha pertanian, peternakan dan perikanan khusus petani dan peternak kecil sangat bermanfaat guna mengembangkan sektor pertanian di Indonesia, terutama meningkatkan produktivitas hasil pertanian. Selama ini produktivitas pertanian masih kalah dengan negara negara asia tenggara lainnya seperti Malaysia, Vietnam dan Thailand. Faktor tidak berkembangnya sektor pertanian, salah satunya adalah bantuan usaha petani yang belum merata, atau belum menyentuh ke petani kecil. Padahal dilapangan petani sangat membutuhkan akses teknologi terbaru untuk meningkat kualitas dan kuantitas hasil panen.

bantuan pertanian - kompas.com

Menurut Ketua Forum Masyarakat Petani Indonesia (Fortani), Wayan Supadno seperti yang dilansir dikompas mengatakan bahwa beberapa bantuan yang diberikan oleh pemerintah tidak dirasakan oleh petani kecil. Petani kecil belum mendapatkan bantuan pemerintah karena kurangnya pengawasan dari pemerintah saat penyaluran sumbangan tersebut. Jadi sampai di tingkat bawah sangat rawan untuk dibelokkan pemanfaatannya. (kompas, 09/2016)

Penyaluran Bantuan Pertanian sebenarnya sudah berjalan sejak dulu, hanya saja didapatkan oleh petani-petani tertentu yang memang sudah sejak lama memiliki jaringan dengan pemerintah dan memiliki kriteria tertentu. Jadi petani petani kecil, terutama yang masih tradisional yang dikelola individu dan belum memiliki hubungan dengan dinas pertanian masih dilupakan. Sumbangan dana usaha tersebut hanya berhenti pada orang-orang yang memiliki jaringan dan kepentingan dengan pemerintah dan belum menyentuh petani bawah.

Sementara, progam pemerintah mulai 2016 dan 2017 yang akan datang, akan memberi bantuan berupa Alat dan Mesin Pertanian (Alsintan), pupuk dan juga bibit bersubsidi.Selain bantuan secara langsung, Pada Tahun 2017, pemerintah melalui waki presiden jusuf kala akan menerapkan progam bantuan berupa Skema Inovasi Rantai Nilai bagi 1 juta petani hingga 2020. Program itu mencakup pembiayaan berupa kredit berbunga rendah, penyediaan bibit dan pupuk, serta pendampingan pertanian. Selain itu, pemberian kompensasi selama masa tunggu panen, jaminan pembelian hasil panen oleh perusahaan, dan bantuan pengurusan sertifikat kepemilikan lahan. (Korantempo, 10/2016).


Bagi petani dan peternak kecil yang kesulitan untuk mengembangkan usaha taninya sebetulnya ada banyak tawaran untuk pengembangan modal usaha untuk pertanian, namun tidak semua petnai paham bagaimana cara untuk mendapatkan dana bantuan tersebut. Terkadang para petani banyak yang tidak memiliki akses ke sana atau belum adanya pemahaman tentang proses mendapatkan bantuan dana tersebut. Bahkan tidak jarang, para petani tidak mengetahui adanya dana bantuan yang bisa mereka manfaatkan untuk membantu perkembangan usaha tani mereka. Akibatnya, dana bantuan yang disalurkan hanya bertumpuk pada satu atau dua pihak saja. Sebab itu dengan artikel ini mungkin anda bisa mendapatkan bantuan usaha pertanian untuk mengembangkan usaha tani  atau ternak anda.

Berikut adalah cara untuk memperoleh bantuan dana untuk pertanian:

1. Mendirikan Kelompok Usaha Tani

Pendirian kelompok tani adalah salah satu kriteria yang sering mendapatkan bantuan dana usaha pertanian. Dengan menyalurkan Bantuan dana pertanian yang berupa modal atau sarana produksi umumnya lebih dapat terkoordinir dengan baik dan tepat sasaran. Disamping itu, juga untuk mempermudah proses penyuluhan atau pembinaan teknis di lapangan. Maka diharapkan setiap petani dalam suatu desa sudah tergabung dalam kelompok usaha tani. Misal didaerah anda adalah kebanyakan kelompok tani padi, silakan buat kelompok usaha tani padi didesa tani sehinga mudah dalam mendapatkan bantuan dari pemerintah.

2. Memiliki Usaha Pertanian yang real dan sedang berjalan

 
Mungkin kalian tidak perlu mendirikan kelompok usaha tani, jika anda sendiri sudah memiliki usaha dibidang pertanian dan sudah berjalan, namun masih memiliki kendala untuk mengembangkan usaha tersebut. Misalnya, anda memiliki usaha hasil pengolahan atau lebih dikenal home insudtri/industri rumahan. Anda bisa mengajukan bantuan ke dinas pertanian terdekat, bahkan jika memang usaha anda terdengar, maka tidak lama kemudian usaha anda bisa diberi bantuan sosial walau tidak mengajukan karena akan menjadi korban hibah dana sosial.

3. Aktif mengikuti kegiatan penyuluhan pertanian yang berkaitan dengan usaha anda



Dengan aktif mengikuti penyuluhan pertanian anda akan semakin dkat dengan pemerintah. Anda akan semakin dikenal oleh pihak pemerintah dan pemerintah menganngap anda itu serius ingin belajar dibidang usaha pertanian. Dengan demikian ika anda mengajukan pengajuan bantuan dana usaha kemungkinan besar diterima atau disetujui.

3.Mempersiapkan proposal Usaha Tani untuk mengajukan bantuan ke dinas pertanian

Terakhir, untuk mendapatkan bantuan pertanian, tidak serta merta langsung diberikan, melainkan melalui perencanan bisnis atau usaha secara detail yang tertuan dalam proposal usaha tani. Jadi membuat proposal usaha tani dalam mengajukan bantuan adalah mutlak. Dengan proposal yang baik anda akan menyakinkan pihak pemberi bantuan untuk memberikan bantuan pertanian untuk usaha anda.

Dengan ada bantuan usaha tani akan memberikan akses informasi dan teknologi pertanian kepada petani petani kecil untuk meningkatkan produksinya. Meningkatnya produktivitas pertanian akan mendorong terwujudnya swasembada pangan dan memenuhi kebutuhan pangan nasional sehinga bisa menjadi solusi ketersediaan pangan yang diprogamkan pemerintah.