Begini Cara Bisnis Ayam Potong Biar Sukses

Selamat malam sobat bisnis kecil, kini admin lagi konsen pada bidang usaha peternakan. Sebuah bidang usaha yang menyuplai bahan makanan dari hewan seperti daging, telur dan susu. Dari mulai ternak sapi, kambing, kelinci, domba, bebek, ayam petelur ayam pedaging hingga ayam kampus. 😝😝😝😝😝😝 . Nah kali mencoba mengorek kunci sukses bisnis ayam potong atau ayam pedaging broiler. Sebuah bisnis dari bidang peternakan yang paling gamang ditemukan.

Ayam broiler merupakan  salah satu komoditi peternakan yang cukup menjanjikan karena produksinya yang  cukup cepat untuk kebutuhan pasar dibandingkan dengan produk ternak lainnya
selain itu keunggulan ayam ras pedaging antara lain pertumbuhannya yang sangat  cepat dengan bobot badan yang tinggi dalam waktu ya ng relatif pendek, konversi  pakan kecil, siap dipotong pada usia muda serta menghasilkan kualitas daging  berserat lunak. Perkembangan yang pesat dari ayam ras pedaging ini juga merupakan  upaya penanganan untuk mengimbangi kebutuhan masyarakat terhadap daging ayam.

Dalam upaya pemenuhan protein hewani dan peningkatan pendapatan  peternak, maka pemerintah dan peternak telah berupa ya mendayagunakan sebagian  besar sumber komoditi ternak yang dikembangkan, diantaranya adalah ayam pedaging (broiler). Sebagaimana diketahui ayam  broiler
merupakan ternak penghasil   daging yang relatif lebih cepat dibandingkan dengan ternak potong lainnya. Hal  inilah yang medorong sehingga banyak peternak yang mengusahakan peternakan
ayam  broilerini. Perkembangan tersebut didukung oleh semakin kuatnya industri  hilir seperti perusahaan pembibitan ( Breeding Farm), perusahaan pakan ternak (Feed Mill), perusahaan obat hewan dan peralatan peternakan. Jadi tidak salah jika anda bermain dibidang usaha peternakan ayam broiler.

Namun apakah anda ingat lagu ini sobat "

MENDING TUKU SATE DARIPADA WEDUSE, TUKU SATE ORA MIKIR MMBURINE TUKU WEDUS NDADAK MIKIR SUKETE.

Jika dimaknia dalam dalam, artinya lebih baik usaha hilir produk peternakan daripada usaha peternakan langsung karena memikirkan pakan. Padahal pakan itu mahal, mungkin lebih tinggi dari harga beras per kilonya untuk 1 kg konsentrat. Untuk pemakaian bahan inkonvensional sukar diteemukan, ketersediaannya tidak kontinyu jadi sangat memakan biaya operasional yang besar untuk menyediakannya. Untuk itu jika ingin bermain usaha ayam potong dengan modal kecil lebih baik mendirikan rumah ptong ayam saja sebagai penyuplai daging per bagian bagiannya, bukan ayam hidup atau ayam geluntungan. Hal ini karena lebih menguntungkan, perputaran uang cepat, jika dibandingkan mememlihara ayam dari doc sampai panen.

Mereka yang fokus menyediakan ayam potong hidup, sedikit lupa dngan mereka yang membutuhkannya siap diolah. Artinya ada peluang disela sela bidang usaha ini, yakni menyediakan daging ayam yang siap diolah (sudah dibersihkan bulunya, dipotong sesuai bagian yang dipilih seuai pemesanan). Permintaan paar yang tinggi membuat peternak tiidak sempat mlakukan hal ini, peternak fokus pada pnyediaan ayam potong sesuai bobot pasar dan tidak rugi serta bagaimana saat target panen ayam sudah diual habis. Berbeda dengan rumah ayam potong cukup menyediakan hari ini dan dipotong sesuai pesanan. Yang terpenting adna punya penyu;plai dan pasar tetap. Usaha ini bakalan lancar kedepannya.

Untuk memulianya anda bisa membuak uuaha mandiri dirumah, anda hanya memerlukan beberapa alat dibawah ini :

Plucker (Pengupas bulu ayam)

Tersedia dengan bahan stainless steel atau pun aluminium. Sesuaikan budget untuk pemilihan bahannya. Tentu saja, type dengan bahan stainless punya body lebih kokoh.

Peralatan pendukung lainnya adalah pisau, talenan (tatakan), ember besar, kompor +tabung dan panci besar

Demikian ulasan mengenai bagaimana cara bisnis ayam potong yang sukses,ini adalah pembahasan pribadi jadi tidak bisa disimpulakan secara umum bahwa usaha pemotongan ayam lebih menguntungkan dibandingkan usaha ternak pemeliharan ayam broiler atau breeding farm karena anda punya selera, saya pun juga, terima kasih, semoga bermanfaat.