Analisa Usaha Budidaya Lele Sangkuriang Di Kolam 50000 ekor

Berikut adalah proposal analisa usaha budidaya ternak lele sangkuriang dalam kolama tanah/terpal atau beton yang disaikan dengan maksud sebagai anduan merencanakan usaha lele khususnya masalah modal atau aspek ekonomi. Usaha budidaya lele merupakan salah peluang usaha perikanan air tawar yang sangat menguntungkan saat ini karena mudah dalam pemliharaannnya bisa dimulai dengan modal kecil dan pemasaran mudah karena permintaannya tinggi sebagai bahan makanan ikan konsumsi, seperti bahan makanan pecel lele yang tersebar dipinggir jalan.

kukuhberbudidaya.blogspot.com
Ikan lele merupakan jenis ikan yang mempunyai mudah untuk dibudidayakan, minim perawatan.Ikan lele berbeda dengan jenis ikan lainnya, ikan lele tidak memerlukan air yang mengalir sehingga bisa dibudidayakan didaerah yang minim dengan jumlah air. Disamping itu, tingkat kepadatan penebaran benih  sangat tinggi, sehingga kita bisa membudidayakan dengan sangat efisien ditempat yang minim. Lele juga merupakan makanan yang mempunyai protein tinggi, sehingg dari sisi pasar sangat potensial dikembangkan diseluruh wilayah Indonesia.


Salah satu jenis lele unggul yang sangat menguntungkan untuk dibuidauakan adalah Jenis ikan lele sangkuriang. Lele sangkuriang merupakan varian terbaru ikan lele, yang merupakan galur unggul lele dumbo. Lele sangkuriang tidak memiliki banyak perbedaan dengan lele dumbo, sebab lele sangkuriang adalah hasil upaya perbaikan mutu lele dumbo melalui rekayasa genetic. Generasi lele ini memiliki jumlah telur 33.33% lebih tinggi, serta memiliki pertumbuhan yang lebih cepat mencapai 40 % pada saat pendederan, dan 10% pada saat pembesaran, dibandingkan dengan lele dumbo atau lele lokal lainnya.

Nah, jika tertarik, mungkin anda harus belajar mengenai teknik budiaya lele yang benar. Anda bisa  belajar disitus agribisnis lengkap disini :  Koran Agribisnis Lele


Untuk analisa usahanya anda bisa baca lebih lanut dibawah ini baik baik :

1. Investasi
 
- Sewa lahan 1 tahun seluas 10 are = Rp. 1.500.000
- Biaya pembuatan kolam termasuk ongkos dan terpal @ Rp. 300.000
Total biaya kolam = Rp. 300.000 x 30 kolam = Rp. 9.000.000
Total investasi awal yang diperlukan adalah Rp. 10.500.000

2. Biaya Tetap
- Biaya penyusutan lahan Rp 1.500.000/ 1 tahun = Rp 1.500.000
- Biaya penyusutan kolam Rp Rp. 9.000.000/ 3 tahun = Rp. 3.000.000
Jadi, total biaya tetap yang diperlukan dalam setahun adalah
Total biaya tetap = 1.500.000 + 3.000.000 = Rp 4.500.000


3. Biaya Variabel
 
Biaya variable untuk 1 tahun diasumsikan untuk penebaran bibit sebanyak 3 kali per tahun, dengan masa panen 3 sampai 4 bulan, untuk setiap budidaya, dengan jumlah benih yang ditebar untuk setiap masa budidaya adalah 50.000 ekor, dan dengan asumsi kematian dan kehilangan sebanyak 20%.

- Benih ukuran 5-8 cm sebanyak 150.000 ekor, @ Rp 125 = 125 x 150.000 = Rp. 18.750.000/tahun
- Obat-obatan 30 unit @ 50.000 = 30 x 50.000 = Rp 1.500.000/tahun
- Pakan sesuai dengan analisis pakan sebelumnya yaitu Rp. 21.711.500/masa budidaya
= 21.711.500 x 3 = Rp. 65.134.500/tahun
- Alat perikanan 20 unit @ Rp 100.000 = 100.000 x 20 = Rp 2.000.000
- Tenaga kerja tetap @Rp. 3.000.000/bulan = 3.000.000 x 12 = Rp. 36.000.000
- Biaya lain-lain 12 bulan @ Rp. 150.000/bulan = 12 x 150.000 = Rp. 1.800.000

Total biaya variable adalah:

= 18.750.000 + 1.500.000 + 65.134.500 + 2.000.000 + 36.000.000 + 1.800.000 = Rp. 125.184.500
4. Total Biaya
 
Dari uraian diatas, maka total biaya yang diperlukan untuk memulai usaha budidaya lele dalam 1 tahun adalah;
Total biaya = Biaya tetap + Biaya Variabel = 4.500.000 + 125.184.500 = Rp 129.684.500

5. Pendapatan

Asumsi satu kali proses produksi dengan penebaran bibi 50.000 ekor, dan asumsi kematian 20%, maka akan dihasilkan 5.714 kg maka dalam satu tahun akan dihasilkan;
Produksi tahunan = 5.714 kg x 3 = 17.142 kg per tahun.

Dengan harga jual diasumsikan Rp. 12.000 kep kilogram, maka;
Total penghasilan dalam 1 tahun = 17.142 x 12.000 = 205.704.000

Jadi, total pendapatan bersih yang bisa diterima dari usaha budidaya lele ini adalah
Total nett pendapatan = 205.704.000 – 129.684.500 = Rp. 76.019.500.
Dari analisis diatas dapat diketahui bahwa keuntungan bersih yang akan diperoleh adalah Rp. 76.019.500 

Demikian ulasan mengenenai analisa usaha budidaya lele sangkuriang di kolam tanah skala 50000 ekor dalam 1 tahun produksi. Sekiranya bisa membantu anda dalam merencanakan modal yang diutuhkan, menargetkan keuntungan yang didapat serta sebagai evaluasi apakah usaha ini layak dialan atau tidak sesuai kehendak anda. Sekian semoga membantu...


Sumber analisa : Perencanaan Usaha (Business Plan) Budidaya Lele Dengan Menggunakan Kolam
Tanah dan Kolam Terpal Di Desa Peguyangan Kangin Denpasar Utara /2012