2 Cara Over Kredit Rumah yang Aman dan rekomended

Memilih melakukan over kredit rumah baik subsidi atau non subsidi adalah salah satu cara membeli/menjual rumah/tanah/bangunan dengan cepat/murah. Secara bahasa istilah, Over kredit rumah merupakan rumah yang dijual kepada pihak lain dan pembeli wajib untuk melanjutkan sisa utang atau KPR dari pihak penjual. Dengan melakukan cara ini berarti terjadi proses pengalihan kredit rumah dari pemilik lama ke tangan Anda sebagai pemilik yang baru. Dalam melakukan over kredit ada dua cara, yaitu Oper Kredit Langsung Melalui Bank BTN secara resmi dan Over kredit rumah melalui notaris. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing masing yang bisa anda pertimbangan yang mana yang lebih aman dan mudah dilakukan menurut anda.

proses over kredit rumah
pixabay

Selain pertimbangan cara yang dipilih untuk over anda juga memperhatikan beberapa hal menyangkut rumah itu sendiri. Pastikan kredit sebelumnya dari pemilik rumah tidak bermasalah. Sebisa mungkin anda harus memilih over kredit rumah dengan kredit yang tidak bermasalah, untuk menghindari tunggakan harus Anda bayar. Mengetahui tentang biaya over kredit rumah yang harus Anda keluarkan. Kemudian yang terakhir adalah syarat yang diperlukan dalam over kredit rumah.

Berikut syarat yang diperlukan Untuk Membuat akta pengoperan Hak atas Rumah yang masih dalam proses kredit di bank adalah:

Data Objek jual beli (tanah/bangunan) :
  1. Foto copy Perjanjian Kredit dan surat penegasan perolehan kredit
  2. Foto copy sertifika
  3. Foto Copy IMB
  4. Foto copy SPPT PBB 5TH terakhir yang sudah dilengkapi dengan bukti lunasnya (STTS)
  5. Print out bukti pembayaran angsuran yang terakhir
  6. buku tabungan untuk pembayaran angsuran 
 Data Penjual & Pembeli :
  1.  Copy KTP suami isteri
  2. Copy Kartu keluarga
  3. Copy Akta Nikah
  4. Copy Keterangan WNI atau ganti nama (bila ada, untuk WNI keturunan)
Lengkapi data data diatas sevelum melakukan over kredit agar lebih cepat prosesnya.

Tata cara dan  Proses Oper Kredit Rumah

Tata cara dan Proses oper Kredit Rumah di dunia perbankan bisa dilakukan dengan 2 cara, yakni :
Over kredit melalui BTN dan Over kreedit melalui notaris. Oper kredit langsung melalui BTN adalah oper kredit secara resmi, dengan cara melakukan “Alih Debitur”, sedangkan pengalihan melalui notaris sepenuhnya. Berikut cara cara nya :

1. Oper Kredit Langsung Melalui BTN
  1. Kedua belah pihak(Penjual dan pembeli)  menghadap ke bagian kredit administrasi di BTN, atau ke customer service dan mengajukan perihal peralihan rumah yang diinginkan.
  2. Mengajukan permohonan ambil kredit untuk guna mengalihkan ke Debitur baru menggantikan posisi penjual sebagai Debitur lama atau penjual.
  3. Menyerahkan segala persyaratan wajib dalam over kredit. Pihak BTN akan meneliti persyaratannya sebelum benar benar disetujui.
  4. Setelah disetujui, calon debitur baru akan menanda-tangani Perjanjian Kredit baru atas namanya, akta jual beli dan pengikatan jaminan (SKMHT).
Proses pengalihan melalui BTN memiliki kelebihan, antara lain
  1. Sertifikat sudah dapat di balik nama ke atas nama anda
  2. Pembeli dapat mengangsur kredit ke BTN atas namanya sendiri, tanpa ribet meminjam nama pemilik sebelumnya.
Adapun Kelemahannya adalah:
  1. Proses pengajuan sebagai Debitur di BTN lebih rumit, lama
     karena melalui proses pengecekan yang teliti.
  2. Ada kemungkinan ditolak untuk debitur pengganti oleh pihak BTN jika tidak memenui oersyaratan.
  3. Biaya untuk alih Debitur biasanya relatif lebih mahal trgantung pihak BANK.

2. Over Kredit Melalui Notaris
  1. Kedua belah pihak datang ke Notaris dengan membawa kelengkapan berkas sebagai berikut :

    a. Surat Kuasa untuk melunasi sisa angsuran dan kuasa untuk mengambil sertifikat
    b. Penjual menanda-tangani surat pemberitahuan kepada BTN perihal peralihan hak atas rumah
  2.  Kedua pihak memberitahukan berkas berkas diatas ke pihak andiministrasi BTN.

Jadi intinya adalah fungsi notaris ini hanya menjembarani kedua pihak dalam proses pengoperan. Kelebihan dari proses oper kredit dengan menggunakan akta notaris adalah Prosesnya lebih mudah dan cepat, dan biaya relatif lebih murah, jika dibandingkan melalui BTN resminya. Namun ada beberapa kelemahan melalui notaris yakni  sertifikat masih atas nama penjual dan masih di jaminkan ke BTN, Pembeli mengangsur ke BTN atas nama penjual. Namun pengoperan lewat notaris tetap aman selama masih ada pemberitahuan ke pihak BTN sebagai pelindung atau pihak resminya. Demikian sekilas mengenai proses dan tata cara over kredit rumah yang aman dan rekomended bagi anda yang ingin membeli rumah dengan jalur ini. Semoga bermanfaat.

Sumber : http://irmadevita.com