Cara Mudah Mengatur Keuangan Usaha Kecil

Banyak yang mengatakan tidak perlu mengelola keuangan usaha kecil dengan berbagai alasan seperti usahanya masih kecil, usahanya bisa dikelola sendiri, yang penting untung dan alasan konyol lainnya. Ya mungkin yang memiliki alasan itu memang kapasitasnya hanya untuk sekelas usaha kecil, tidak mau berkembang menjadi bisnis menjadi besar dengan keuntungan melimpah. Walau ibarat cuma uang dari hasil jualan dagang dari warung kecil, tetapi kalau dikelola dengan baik usaha akan untung, minimal tidak rugi.

tribunnews
Cara mengatur keuangan bisnis kecil memang sering kali diabaikan, banyak pengusaha kecil yang sukses kemudian ketika mau mengembangkan gagal. Itu adalah tanda pengelolanya tidak memanajemen dengan baik, karena tidak siap untuk mengatur keuangan bisnis yang lebih besar dibanding sebelumnya yang hanya usaha kecil tanpa dikelola pun jadi. Padahal saat usaha kecil adalah ajang untung belajar jadi ketika gagal masih dalam skala kecil.

Jadi mulai sekarang jika anda memiliki usaha apapun walaupun masih dalam skala kecil, adikan sebagai lahan belajar sebelum anda mengembangkan usaha anda lebih besar, karena tifak mungkin juga usaha anda akan seperti itu terus, yang jelas anda ingin usaha anda mengealami perkembangan lebih bagus. Oleh karena itu, salah satu mwujudkan agar usaha kecil anda sukses adalah dengan mengatur uang hasil jualan anda di usaha warung atau dagangan anda.

Berikut adalah hal yang tidak boleh dan disarankan agar pengelolaan keuangan bisnis kecil anda eskis dan berkembang.

1. Pisahkan Uang pribadi dengan Uang usaha

Kenapa harus dipisahkan? Kalau tidak dipisahkan anda tidak tahu anda untung apa rugi secara jelas. Anda tidak tahu berapa keuntungan perhari per bulan yang mungkin akan digunakan untuk perkembangan usaha, seperti menambah dagangan, produksi dan sarana usaha. Jadi jangan sekali kali dicampuradukan. Bisa jadi anda tidak sadar menggunakan uang usaha anda dengan kebutuhan pribadi.

2. Membuat Laporan keuangan sederhana

Salah satu siasat terbaik agar keuangan anda terkelola dengan baik adalah mencatatnya keseluruhan transaski, dari mulai penjualan, pembelian, utang dan jumlah barang awal dan saat itu. Anda bisa membuatnya setiap hari yang kemudian dibukukan secara berkala, bisa tiap minggu dan bulan. Dengan membuat laporan keuangan usaha, anda bisa mengetahui uang yang keluar atau uang masuk. Anda juga bisa mengevaluasi usaha anda dari laporan tersebut. Bagaimana cara membuat laporan keuangan sederhana? Baca :  Cara membuat laporan sederhana untuk usaha kecil

3.Pengelolaan keuntungan yang baik

Maksud dari Pengelolaan keuntungan yang baik adalah anda akan mengelola keuntungan untuk kelanjutan usaha anda tanpa meninggalkan kesejahteraan anda. yaitu dengan menambah produksi (dagangan/barang/jasa) dari keuntungan yang tercatat dalam laporan keuangan. Contoh sederhananyanya keuntungan bersih per hari yang tercatat dalam laporan 100.000. 50% dari keuntungan tersebut untuk ditabung sementara untuk penambahan produksi bulan berikutnya. Kemudian 25% gunakan untuk keperluan pribadi sehari hari dan 20% untuk penambahan sarana produksi. Lho kemana yang 5%? Anggap saja kita sedekah.

4. Tidak terlalu mengikuti trend bisnis musiman

Ketika usaha anda laris manis dalam waktu tertentu, tiba tiba anda memutuskan untuk membesarkan usaha anda dengan keuntungan anda. Pastinya pikiran itu sudah ada dalam diri anda. Namun menurut saya jangan dulu, karena penjualan pun bisa musiman atau trend. Jadi alangkah baiknya menambah produksinya saja dulu, ketika trendnya stabil terus banyak baru anda memperbesar usaha anda dari aset anda miliki. Ketika anda mengembang usaha berdasarkan trend dari kuangan anda, keuangan anda akan ludes, jika trend tiba tiba menurun.

Demikian tips seputar cara mengatur keuangan usaha kecil yang bisa anda lakukan dirumah untuk usaha anda miliki. Selamat mencoba dan sukses!