Syarat dan Cara Mendirikan Usaha Tour dan Travel

Membuka usaha tour dan travel adalah kesempatan besar mengambil peluang besar mendapatkan keuntungan besar, mengingat bisnis travel hampir tak pernah putus, karena manusia setiap harinya ada yang berpergian, berpindah tempat baik untuk lbiuran atau urusan kerja dan domisili. Sayangnya, Mendirikan bisnis tour dan travel tidaklah mudah, karena membutuhkan persyaratan  dan izin usaha yang harus dipenuhi oleh calon pendiri. Bisa dibilang ribet, apalagi jika birokrasinya lambat dalam mengurusi perizinan usaha. Untuk itu sebelum anda mencoba buka usaha toeu anda travel alangkah baiknya mengetahui dulu apa saja syarat syarat mendirikan bisnis travel secara umum.


Pertama tama yang harus anda lakukan adalah menyiapkan segala bentuk persyaratan izin usaha travel. Mendapatkan izin usaha perjalanan wisata ada syarat syarat yang harus anda penuhi, anatara lain :

Persyaratan untuk mendapatkan izin usaha perjalanan wisata:
  1. Data Pendukung/Arsip (leaflet, booklet, dsb)
  2. Denah lokasi perusahaan
  3. Fotokopi Akte Pendirian Perusahaan
  4. Fotokopi Izin Gangguan (HO)
  5. Fotokopi Izin Mendirikan Bangunan (IMB)
  6. Fotokopi KTP pemohon / pemilik
  7. Fotokopi NPWP
  8. Mengisi formulir data paket wisata
  9. Referensi Bank
  10. Riwayat hidup pimpinan dan karyawan perusahaan
Syarat syarat diatas harus anda penuhi sebelum anda mengajukan permohonan izin usaha. Dalam arti lain, pemerintah memberikan izin dengan bukti bahwa anda sudah ada bentuk perusahaan travel (Bisa PT dan CV) anda sudah siap dan tinggal menunggu izin dari pemrintah. Tentu bukan waktu yang singkat. Silakan buat satu per satu dari mulai yang paling mudah.  Untuk mendapatkan izin usaha perjalanan wisata ada prosdurnya yang bisa anda baca dibawah ini :
  • Pemohon mengambil formulir permohonan
  • Mengisi formulir dan ditandatangani kemudian diajukan ke Bupati dan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata dengan dilampiri persyaratan yang telah ditentukan.
  • Dinas Kebudayaan dan Pariwisata akan menerima, meneliti berkas permohonan sesuai ketentuan. Jika kurang lengkap kemunfkinana anda do tolak dan suruh melengkapi.
  • Pemohon mengambil surat izin ke loket pengambilan dalam waktu 1 minggu- 1bulan.
 Persyaratan untuk mendapatkan izin Gangguan HO
  1. Fotokopi KTP pemohon / pemilik
  2. Fotokopi Akte Pendirian bagi perusahaan yang berbadan hukum (PT, CV, Firma, Yayasan, dll yang dianggap perlu)
  3. Fotokopi Bukti Kepemilikan Tanah
  4. Mengisi formulir permohonan bermaterai
  5. Rekomendasi dari instansi terkait untuk usaha tertentu
  6.  AMDAL
  7. Surat kuasa bermaterai cukup, bagi yang tidak dapat mengurus sendiri
  8. Surat Pernyataan Tidak Keberatan dari pemilik tanah, bila tanah tempat usaha bukan milik sendiri, disertai Perjanjian Sewa Menyewa para pihak terkait
Dinas Perizinan memberikan waktu 25 hari untuk memproses Izin Gangguan ini. Adapun prosedur yang harus dilakukan untuk mendapatkan perizinan ini :

  1. Surat pengantar dari lurah, camat. Lembar pertama bermaterai Rp 6 ribu bersama bekas persayaratan usaha.
  2. Bekas akan masuk ke KPP dan akan ditijau ulang.
  3. Pemohon membayar di KPP dengan formulir warna putih
  4. Bukti pembayaran warna hijau dan penetapan retribusi warna putih, diserahkan oleh petugas KPP
  5. Dibuatkan konsep Surat Izin dan Sertifikat Izin Gangguan
  6. Paraf Bidang Ketentraman dan Ketertiban serta tandatangan Kepala Dinas atas nama Bupati serta diberi nomor dan dikirim ke KPP
  7. Pemohon bisa mengambil Izin Gangguan
 Setelah anda mendapatkan izin usaha perjalanan wisata dan izin gangguan, anda perlu mengurus beberaha langkah berikut ini :
  1. Mendaftarkan perusahaan travel anda ke ASITA, ditiap daerah ada. Asosiasia Travel Indonesia dan IATA jika cakupannya Internasional
  2. Mengajukan permohonan menjadi sub-agen kepada airlines, kereta dan bus. Biasanya akan diberi waktu 3 bulan bulan untuk training atau ditrima tidaknya anda bergabung pada sub agen. Diwaktu ini adalah perjuangan bagaimana tiket yang anda jual laris.
Setelah anda berhasil melengkap semua itu anda tinggal promosi dan menjalankan usaha  bagaiaman supaya bisnis dan travel anda memberikan pelayanan yang terbaik. Sekian, semoga bermanfaat.

Sumber : Tribunnews.com