Peluang Bisnis Kecil Yang Memiliki Prospek Besar

Tak selamanya bisnis kecil selalu menghasilkan keuntungan kecil, suatu saat nanti bisnis kecil itu akan berkembang secara perlahan menjadi bisnis besar karena memiliki prospek yang sangat bagus untuk dikembangkan di masa depan. Faktor faktor yang mmpengaruhi bisnis ada 3 yaitu manajemen, etika bisnis dan pasar. Lalu apa saja contoh bisnis kecil yang memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi sebuah bisnis dengan keuntungan besar. Kalau soal pertanyaan itu pasti banyak jawabannya, dan mungkin berbeda, beda kepala beda pula pandangannya. Yuk, luruskan pandangan kita mengenai pesona bisnis di masa depan yang berawal dari modal kecil.

Bisnis kuliner (Pangan)
Menurut saya sendiri bisnis kecil yang potensial adalah bisnis yang bersangkutan dengan perut manusia, yaitu makanan atau usaha kuliner. Baik dari sektor hulu (Penyedia bahan makanan mentah) atau hilir (Makanan siap saji) seperti warung makan tegal, jawa, banyumas dan warung makan padang. Kalau mungkin itu termasuk menggunakan modal besar, kita sederhanakan lagi dengan usaha makanan kecil kuliner seperti usaha bakso, usaha mie ayam, usaha nasi goreng, ayam bakar dan sate srta aneka minuman. Apakah anda setuju pendapat saya? Saya rasa anda akan mengangguk, pada dasarnya anda mulai lapar.

Penyedia bahan makanan mentah itu bisa dari hewan dan tumbuhan artinya, ada usaha peternakan dan perikanan untuk hewan dan usaha pertanian untuk tumbuhan. Peternakan kecil yang bisa anda usahakan adalah bebek telur, ayam petelur, bebek pedaging, ayam pedaging, entok, kelinci, puyuh, ternak kroto, jangkrik, lele, ikan, belut dan ikan lainnya yang bisa dikonsumsi manusia. Usaha pertanian meliputi sayuran buah, palawija, padi dan rempah rempah. Usaha pertanian modal kecil yang bisa anda jadikan usaha bisnis adalah usaha sayuran organik, cabai, jamur tiram dan buah dalam pot.

Bisnis Pakaian (Sandang)

Selanjutnya adalah berkaitan dengan sandang manusia, artinya kita bisa membuat pakaian dan menjual pakaian. Namun pada kenyataannya akeh bakule daripada sing gawe. Setiap beberapa bulan mungkin anda akan membeli pakaian, karena pakaian dan kawannya adalah kebutuhan pokok manusia. Menurut analisa saya, kalau banyak penjualnya berarti banyak konsumennya. Apalagi kini jamannya bisnis baju olshop, wah makin mudah saja dalam berjualan baju karena tidak harus puna tempat dan produk sendiri.

Anda bisa menggunakan atau mendaftar progam reseller dan dropship pakaian dari toko grosir sehingga anda lebih mudah dalam mengelolanya, tanpa harus modal banyak. Ada banyak toko online yang menyediakan resller dan dropship. Sebelumnya saya sudah merangkumnya ( Silakan baca : Reseller dan dopship pakaian murah ). Jika anda tidak terlalu konsen dalam bisnis olshop anda bisa membuka toko pakaian konvesional dengan modal cukup besar untuk investasi bangunan atau sewa bangunan.

Bisnis Properti ( Papan )

Setelah sandang pangan tercukupi manusia akan membutuhkan tempat untuk tumbuh dan berkembang biak, mereka butuh rumah dan isi rumahnya. Tidak selamanya mereka berburu dan meramu ke satu tempat ke tempat lainnya. Sekarang sudah berbeda, masuk hutan dulu gratis, sekarang masuk hutan bayar (Taman safari, tama kota, dll). Properti yang anda usahakan bisa saja rumah, hotel, tanah dan apartemen.  Kayaknya modalnya besar, ya sudah kita sederhanakan menjadi Properti kecil mungkin akan berhubungan dengan peralatan dapur (Obrak abrik) seperti peralatan masak, peralatan mandi, meja kursi, almari dan tempat tidur. Namun sekarang yang lagi trend di properti adalah serba minimalis. Jadi usahakan kalau menjual properti harus minimalis dan elegan.

Apa ada yang lain?

Ya banyak, yaitu usaha yang berhubungan dengan layanan manusia, seperti bidang kesehatan, jasa perbaikan barang dan jasa pembersihan karena semakin ke sini manusa banyak malasnya, Makanya banya PRT, jasa loundry, jasa cuci motor dan jasa pesan antar makanan, huewh..

Ya itu pilihan bisnis kecil yang memiliki prospek cerah untuk dikembangkan di masa depan, pilih salas satu saja, lalu seriuskan. Pada nantinya kita akan diuji kesabaran dan konsistensi kita dalam berbisnis, yaitu saat gagal dan rugi. Jika anda  menyerah, pertanda anda gagal karena orang gagal adalah orang yang terlalu cepat berhenti berusaha.