Panduan Cara Usaha Bimbingan belajar lengkap

Mendirikan lembaga bimbingan belajar non formal adalah cara tepat buka usaha bimbingan belajar yang mengambil peluang usaha dan bisnis di bidang pendidikan. Pendidikan non formal sangat dibutuhkan era sekarang karena mereka butuh keterampilan khusus untuk kerja di bidang tertentu karena pendidikan formal yang dikhususkan pendidikan karakter tidak memberi cukup pengetahuan dan ketrampilan khusus sehingga banyak yang memilih mengambil bimbingan belajar atau khursus di lembaga pendidikan non formal.

Cara mendirikan Lembaga Bimbingan Belajar [ sumber ]


Untuk memulai usaha bimbingan belajar di rumah memang tidak mebutuhkan izin usaha ke dinas pendidikan, hanya perlu izin dari kepala desa setempat. Namun jika anda membuka usaha mita dan ingin membentuk PT atau CV anda perlu meminta izin kepada dinas pendidikan kabupaten. Sebelum mengurus izin, tentu ada persiapan yang harus anda lakukan dalam mendirikan usaha bimbingan belajar non formal. Berikut tindakan yang harus anda lakukan :

Membuat Identitas dan kelengkapan Lembaga
Usaha apapu harus memiliki identitas agar mudah dikenal dan kelengkapan lembaga, diantaranya :

#Nama Lembaga
Nama lembaga yang dipakai pastinya yang unik, bersifat edukasi dan mengandung doa agar usaha bimbingan belajar lancar.

#Visi, Misi dan Tujuan Lembaga
Visi, misi dan lembaga harus dicantumkan dalam dokumentasi lembaga karena hal itu wajin sebagai lembaga profesional.

#Bidang Studi yang diusahakan
Bidang yang distudikan adalah bidang matapelajaran dan ketrampilan yang banyak diminati dan kategori mapel sulit bagi masayarakat, sperti IPA (Sains, fisika, kimia) bahasa inggris, dan ilmu komputer.

#Struktur Organisasi
Struktur yang baik terdiri atas ketua, wakil ketua, sekretaris, bendahara kemudian penanggung jawab bidang mata pelajaran beserta staffnya.

#Progam pembelajaran
Progam pembelajaran yang menyangkut mata pelajaran disekolah sebaiknya disesuaikan dengan kurilkulum yang berlaku di pendidikan formal. Progam pebelajaran akan didukung baik dengan jadwal KBM, biaya siswa dan evaluasi pembelajaran.

#Sarana Pembelajaran
Sarana pendidikan non formal tidak jauh beda dengan pendidikan formal.

#Modal Awal
Modal disesuaikan dengan kapasitas usaha bimbingan belajar yang harus anda jalankan.


Perizinan
Setelah dokumentasi lembaga selesai, anda kemudian menyiapkan mengurus perizinan ke dinas pendidikan. Perizinan pendidikan diatur dalam UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional yang menjelaskan tentang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan dilaksanakan melalui tiga jalur, jalur pendidikan formal, non formal, dan informal. Jalur yang anda lakukan adalah pendidikan non formal atau kursus. Berdasarkan pasal 10 ayat 1 Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI No. 261/U/1999 tentang Penyelenggaraan Kursus, dinyatakan bahwa setiap penyelenggara kursus wajib memperoleh izin dari instansi yang berwenang (dalam hal ini kementerian pendidikan dan dinas pendidikan setempat).
Untuk mengurus izin, ada syarat-syarat administratif yang harus dipenuhi adalah sebagai berikut:

1. Mengisi formulir yang telah disediakan di kantor suku dinas dikmenti kotamadya.
2. Melampirkan fotokopi akta notaris bagi yang berbentuk yayasan.
3. Melampirkan fotokopi KTP baik pemilik/penyelenggara, penanggungjawab teknis edukatif.
4. Melampirkan fotokopi ijazah bagi pemilik/penyelenggara, penanggungjawab teknis edukatif
maupun tenaga pendidik.
5. Melampirkan daftar riwayat hidup pemilik/penyelenggara dan penanggungjawab teknis edukatif.
6. Melampirkan surat keterangan kelakuan baik pemilik/penyelenggara dari kepolisian.
7. Melampirkan kurikulum jenis kursus yang bersangkutan.
8. Melampirkan tata tertib kursus.
9. Melampirkan denah/peta lokasi kursus.
10.Melampirkan pas foto pemilik/penyelenggara dan penanggungjawab teknis edukatif ukuran 4×6
masing-masing sebanyak 5 lembar.
11. Melampirkan surat rekomendasi dari Himpunan Penyelenggara Pelatihan dan Kursus Indonesia
(HIPKI).
12. Melampirkan materai Rp 6.000 sebanyak satu (1) buah.
13. Melampirkan surat keterangan domisili usaha dari kecamatan.

Jika anda memilih bentuk perorangan atas nama sendiri maka Anda cukup membuat keterangan domisili usaha dan memenuhi syarat-syarat tersebut di atas. Namun, jika anda memilih untuk membentuk CV, yayasan, ataupun PT bersama seorang atau sekelompok mitra bisnis, Anda harus melalui prosedur pendirian CV, yayasan, ataupun PT yang standar, baru kemudian bisa mengajukan izin-izin mengadakan kursus. Untuk memperoleh status terdaftar, prosedur yang harus dilalui adalah sebagai berikut :

  1. Persyaratan administratif dibuat lima rangkap dan masing-masing dimasukkan dalam map.
  2. Formulir yang telah diisi ditandatangani oleh pemohon berikut lampiran-lampirannya dibawa dan diserahkan ke subdinas dikmenti kotamadya setempat dalam hal ini sub dinas pendidikan luar sekolah.
  3. Berkas permohonan tersebut kemudian diteliti oleh petugas pendaftaran pada seksi pendidikan luar sekolah susku dinas dikmenti kotamadya.
  4. Apabila sudah lengkap, semua persyaratan yang harus dipenuhi, petugas pendaftaran segera membuat tanda terima berkas permohonan izin kursus.
  5. Berdasarkan permohonan dan kesepakatan antara pemohon dan petugas yang terdiri dari suatu tim, akan dilakukan survei lapangan untuk mengadakan studi kelayakan terhadap permohonan tersebut.
  6. Permohonan yang memenuhi syarat baik secara teknis maupun administratif akan diberi surat tanda bukti pendaftaran kursus oleh Kepala suku dinas dikmenti kotamadya setempat.
  7. Tanda bukti pendaftaran kursus berlaku selama enam (6) bulan terhitung sejak surat tersebut ditandatangani.
Setelah dipenuhinya prosedur awal, akan dilanjutkan dengan pemberian tipe kursus yang akan diberikan oleh dikmenti, yaitu tipe A, tipe B, dan tipe C:

1) Izin tahap/tipe C berlaku 1 tahun dan akan diterbitkan oleh suku dinas dikmenti kotamadya.
2) Izin tahap/tipe B berlaku 2-3 tahun dan akan diterbitkan oleh dinas dikmenti provinsi.
3) Izin tahap/tipe A berlaku 4-5 tahun dan akan diterbitkan oleh dinas dikmenti provinsi.

Jadi, untuk memperoleh status izin tersebut maka harus memenuhi prosedur sebagai berikut.
  1. Lembaga kursus pendidikan luar sekolah yang diselenggarakan masyarakat (diklusemas) yang telah memiliki tanda bukti pendaftaran kursus akan dimonitor secara terus menerus oleh kepala seksi PLS.
  2. Lembaga kursus diklusemas yang telah melaksanakan kegiata/program pembelajaran dengan baik sesuai dengan ketentuan yang berlaku selama enam 96) bulan, kepala suku dinas kota/kabupaten akan memberikan izin yang berlaku selama satu (1) tahun dengan tipe C. 
Ulasan perizinan diambil dari halaman Hukum123.com untuk melengkapi artikel cara mendirikan lembaga bimbingan belajar non formal atau kursus. Sekian, semoga sukses menjalanakan usaha bimbingan belajar, amin.